Puisi adalah rangkaian kata indah yang berasal dari ungkapan perasaan hati yang paling dalam

Minggu, 09 Maret 2014

Sepi

Ku coba menghilang dalam sepi
Memeluk erat rasa sunyi

Sepi
Sendiri aku bersama mimpi
Berkhayal bertemu bidadari

Sepi
Aku tak tau kemana harus pergi
Saat bayangmu yang bisa aku temui
Sedih terluka aku benci

Sepi
Dimana sang kekasih hati
Saat aku mulai merasa sendiri
Saat hati ingin ada yang menemani

Sepi
Aku hanya merasa sendiri
Tanpa kau dihati
Tanpa kau disiku lagi
Tanpa ada cinta yang mengisi hati

Rabu, 08 Januari 2014

Cinta Dia

Terbanglah bersama angin wahai rindu
Peluk erat dia yang telah terlelap
Jaga tidurnya hingga mentari menyapa kembali

Wahai bidadari cinta
Dialah anugrah yang ku punya
Gadis jelita penuh pesona
Membawaku melayang dalam asmara

Dialah yang ada di hati
Merasuk kedalam pikiran
Menyiksaku karena ingin memilikinya

Oh Tuhan
Bisikkan dalam jiwanya
Dan katakan kepadanya
Kalau aku begitu mencintainya

Jumat, 27 Desember 2013

Kamu

Rasaku semakin tumbuh bersama rindu
Meski ku tau kau bukan milikku

Aku memang bukan siapa siapa
Dan tak pernah kau anggap aku ada
Namun kau selalu ada dalam pikiranku

Tersiksa bukan karena kau menyiksaku
Karena cinta yang kurasa

Kini aku terjebak
Terjerat dalam lamunan tentangmu
Tentang sebuah cinta dan sayang
Daam sebuah keinginan memilikimu

Sabtu, 29 Desember 2012

Hanya Sebatas Mimpi

Biar aku diam disini
Diam sendiri dalam sunyi
Merasakan sepi
Agar aku mengerti arti sebuah mimpi

Pedih jika aku harus berharap
Pada mimpi seorang bidadari

Semua hanyalah angan
Dan biarlah menjadi kenangan
Tanpa harus singgah dihatinya
Tanpa harus membuatnya terluka

Inilah bahagiaku
Inilah ceriaku
Saatku melihat senyummu
Ketika aku melihat tawa manismu

Jumat, 30 November 2012

Aku Bahagia Disini

Meski aku tak pernah kau harapkan
Sedikitpun rasa tak ada untukku
Aku tetap ada disampingmu
Menjagamu selama nafas yang tersisa

Tawamu adalah bahagia untukku
Senyummu indah menyejukkan
Itu yang ingin terus aku lihat
Meski aku nantinya tak lagi ada

Tertawalah saat aku hanya mampu melihatnya
Tersenyumlah agar aku tetap bahagia
Memandangmu diatas sana
Memelukmu walau tanpa raga

Alamku

Ingin kurasakan sejuknya awan
Ketika udara berhembus dengan lembut
Kehangatan mentari pagi menemani tetesan embun
Sungguh indah alamku yang hijau
Alam yang tenang bersahabat membawa kedamaian

Itu masa lalu
Adakah indahnya alam saat ini?
Kupikir tidak

Musnah
Hilang tak ada lagi kesejukan
Yang ada hanya badai
Tak ada mentari pagi
Yang terasa hanya panas
Suara burung bernyanyi?
Tak terdengar

Aku hanya mendengar alamku menjerit
Menangis menderita oleh ulah manusia
Oleh kita yang tak peduli akan alam semesta

Hancur sudah permata hijau
Yang tersisa hanya padang gersang dan kehancuran

Minggu, 11 November 2012

Hampa Tak Terarah

Gelap inikah sunyi?
Aku mulai merasa sendiri
Sepi
Ramai tak pernah aku temui

Kosong
Tak ada rasa
Sirna
Hancur sudah

Rasa
Kemana aku mencarinya?
Dia yang aku damba
Diam disana tanpa kata